20/12/2022

Kita
Pusakata


Aku berdiri di tepian ruang hampa
Yang tak pernah terisi oleh rasa
'Tuk bertahan menoleh pulang
Hanya suaramu yang jelas
Memanggil namaku 
Di pelupuk matamu
Ku berteduh dari teriknya 
Dunia yang tak henti habis
Terbakar oleh hasratku
Dari segala dusta yang bergulir 
Dan bertambah goreskan luka dalam 
Biarkanlah, kali ini;kan kuobati
Hanya hatimu yang kelak aku tinggali 

Dari segala duka yang terlahir
Oleh sikap dan semua tingkah lakuku
Biarkanlah kali ini kan kuobati 
Hanya restumu yang 'kan mampu
Membuka jalanku
Di pelupuk matamu
Ku berteduh dari teriknya
Dunia yang tak henti habis
Terbakar oleh hasratku, ooh
Aku berdiri
Di tepian ruang hampa
Izinkanlah

Comments

Popular Posts